PKS JakBar, Jakarta – Ketua DPW Partai Keadilan Sejahtera DKI Jakarta, Suhud Alynudin menegaskan pentingnya membangun mindset kemenangan dan memperkuat infrastruktur politik serta dakwah dalam momentum peringatan Milad PKS ke-24 yang digelar di Gedung DPW PKS DKI Jakarta, Ahad (17/5/2026).
Dalam sambutannya, Suhud mengajak seluruh kader untuk bersyukur atas perjalanan panjang PKS yang kini memasuki usia ke-24. Menurutnya, usia tersebut menggambarkan fase kedewasaan dan kematangan sebuah gerakan politik dan dakwah.
“Kalau usia 24 tahun digambarkan sebagai manusia, maka ini adalah fase menuju dewasa muda, menuju kematangan. Tetapi kalau kita melihat perjalanan dakwah sesungguhnya, usia perjuangan kita ini hampir memasuki setengah abad,” ujar Suhud.
Ia menyebut capaian politik PKS di DKI Jakarta saat ini menjadi pijakan yang kuat bagi perjuangan partai. PKS, kata dia, berhasil meraih 18 kursi DPRD DKI Jakarta dan 5 kursi DPR RI, sekaligus menjadikan PKS sebagai partai terbesar di Jakarta dengan raihan hampir 20 persen suara.
“Alhamdulillah di DKI Jakarta secara politik kita memiliki pijakan kuat. Ada 18 kursi DPRD dan 5 kursi DPR. Walaupun capaiannya baru sekitar 19,9 persen, itu sudah menjadikan PKS sebagai partai terbesar di DKI Jakarta,” katanya.
Meski demikian, Suhud menilai capaian tersebut belum sepenuhnya memenuhi tujuan besar perjuangan dakwah, yakni menghadirkan perbaikan masyarakat dan bangsa melalui konsep islahul hukumah.
“Ukuran kemenangan kita adalah bagaimana menghadirkan perbaikan kondisi masyarakat dan bangsa,” ungkapnya.
Suhud menegaskan bahwa politik merupakan sarana untuk mencapai kepemimpinan dalam pemerintahan demi menghadirkan perubahan yang lebih luas bagi masyarakat. Karena itu, ia meminta seluruh kader membangun mentalitas untuk menang dan siap mengambil peran kepemimpinan, termasuk dalam ranah eksekutif.

Sementara itu, Anggota DPR RI Fraksi PKS, Hidayat Nur Wahid menyampaikan refleksi perjalanan PKS sejak awal berdiri yang dimotori oleh para aktivis dakwah hingga akhirnya semakin diterima dan mendapat dukungan luas dari masyarakat.
“Dan kemudian partai ini diterima dan bahkan terus tumbuh kembang menandakan bahwa dakwah yang sejak di awal dikembangkan di Indonesia adalah dakwah yang baik dan benar,” ungkapnya.
Wakil Ketua MPR RI itu menegaskan, apabila perjuangan dakwah yang dilakukan PKS menyimpang dari nilai-nilai kebenaran, maka partai tidak akan mampu bertahan dan berkembang hingga saat ini.
“Seandainya itu adalah dakwah yang bermasalah tidak akan berkembang,” tandas legislator PKS yang pernah menjabat sebagai Ketua MPR RI periode 2004-2009 tersebut.
Hidayat Nur Wahid juga menyoroti capaian politik PKS di DKI Jakarta sebagai bukti nyata pertumbuhan partai, mulai dari raihan suara mencapai 25 persen pada Pemilu 2004 hingga hampir 20 persen pada Pemilu 2024.
“Seandainya kemarin pada Pilgub 2024 PKS mendapatkan 20 persen, kita sendirian juga bisa mengusung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur. Sayangnya kurang dua kursi saja,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, HNW menegaskan bahwa salah satu kunci kemenangan PKS adalah dukungan dan doa dari masyarakat dhuafa sebagaimana hadis Nabi Muhammad SAW, Innama tunshoruna wa turzaquna bi dhu’afaikum.
“Kita dimenangkan karena dhuafa,” tegasnya.
Ia berharap PKS terus tumbuh menjadi partai yang semakin besar sekaligus mampu menghadirkan solusi atas persoalan kemiskinan melalui berbagai program pemberdayaan ekonomi bagi kader maupun masyarakat luas.
Peringatan Milad ke-24 Partai Keadilan Sejahtera yang berlangsung hingga siang hari itu digelar secara khidmat namun tetap sederhana dan penuh kehangatan kebersamaan antar kader.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPR RI Fraksi PKS, Adang Daradjatun, Mardani Ali Sera, Anis Byarwati, dan Kurniasih Mufidayati, serta sejumlah legislator DPRD DKI Jakarta Fraksi PKS, jajaran pengurus DPW PKS DKI Jakarta, dan para Ketua DPD PKS se-DKI Jakarta.
Suasana acara semakin semarak dengan hadirnya berbagai produk kuliner hasil binaan Pos Pemberdayaan Ekonomi Keluarga (PPEK) Bidang Perempuan dan Keluarga (Bipeka) PKS DKI Jakarta yang dipamerkan di area kegiatan.
Dalam momentum Milad tersebut, DPW PKS DKI Jakarta juga meluncurkan sejumlah program dan inovasi baru, di antaranya Aplikasi Super Apps Pasar Kita Semua (PAKIS), Rumah Inovasi Energi, Gerakan PKS atau Pusat Kelola Sampah, serta Klinik Naker berupa Layanan Konsultasi & Pendampingan untuk Pekerja dan Pencari Kerja.
Laporan: Komdigi PKS Jakbar






