Jakarta Barat, Cengkareng — Ramadhan menjadi momentum untuk kembali kepada fitrah dakwah, karena pada bulan suci tersebut manusia cenderung lebih dekat kepada kebaikan dibandingkan kemungkaran.
Hal itu disampaikan Ustadz Abdul Syukur, M.A., saat memberikan tausiyah dalam kegiatan Tarhib Ramadhan anggota Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Cengkareng di Masjid Ar Royan Casa Jardin, Minggu (15/02/2026).
Alumni Pascasarjana Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta tersebut menegaskan bahwa pada dasarnya fitrah manusia dilahirkan sebagai penyeru kebaikan (da’i).
“Da’i itu tidak menghakimi, jadi kalau ada yang salah dan menyimpang, kita bukannya nunjuk, eh ente salah, ente sesat, ente bid’ah, bukan itu bagian kita, bagian kita adalah menarik tangannya dengan lembut kepada kebaikan,” tuturnya.
Lebih lanjut, dosen Yayasan Pesantren Islam Darul Bina Jakarta itu menjelaskan bahwa ketika manusia kuat dalam melakukan kebaikan (ma’ruf), maka keburukan (mungkar) akan melemah, begitu pula sebaliknya.
“Manakala kita kuat mengajak kepada kebaikan, maka kemungkaran akan melemah, manakala kita lemah mengajak kepada kabaikan, maka kemungkaran pun akan menguat,” tandasnya.
Kegiatan Tarhib Ramadhan ini menjadi bagian dari upaya pembinaan ruhiyah kader sekaligus penguatan semangat dakwah menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.
Laporan: Ilyas — Komdigi PKS Cengkareng Barat






